Selasa, 09 Pebruari 2010 | Bookmark Tribun News
Forum          Tribun TV      Surat Pembaca
NEWSFLASH:
www.tribunbatam.co.id
Real Time News Pertama di Kepulauan Riau
   PASANG IKLAN, KLIK DISINI
Batam:    °
Tiap 6 Jam Buang Limbah PDF Print E-mail
Senin, 08 Desember 2008

Lanal Batam Tangkap Tanker Malaysia

Tiap 6 Jam Buang LimbahBATAM, TRIBUN-Perairan Batam kembali tercemar. Tiap enam jam, kapal berbendera Malaysia MT Arowana Manchester membuang limbah minyak hitam di perairan PT Sentek Indonesia Shipyard Sagulung, Sabtu (6/12).

Beruntung anggota Lanal Batam memergoki aksi tersebut. Empat orang awak kapal  ber tonage 3437 GT tersebut langsung diamankan.

Kapal yang sedang naik dok di PT Sentek Indonesia Shipyard ini mengalami kebocoran. Sehingga minyak hitam harus dibuang ke laut enam jam sekali.

Sempat terjadi ketegangan antara jajaran Lanal TNI AL  Batam yang dipimpin Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (E) Muhammad Faisal dengan Suprayitno, pengawas PT Sentek Indonesia Shipyard.

Suprayitno membantah menutup mata dalam pembuangan limbah ini. Ia mengaku pihaknya baru mengetahui kebocoran tanker tersebut.

“Kami sudah berusaha tapi karena baru diketahui beberapa lalu, jadi terkesan sedikit agak terlambat,” ujar Suprayitno.

Kolonel Muhammad Faisal mengatakan segera meminta bantuan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) untuk melihat dampak limbah terhadap lingkungan.

“Kami segera meminta bantuan pihak Bapedalda untuk mengetahui sejauh mana limbah minyak hitam tersebut dampaknya kepada lingkungan sekitarnya dan mencari solusi pengangkatannya dari laut,” ujarnya.

Faisal menambahkan, limbah minyak hitam tersebut telah meluas sampai radius 40 meter di perairan depan shipyard.

“Pihak kapal berusaha memperkecil radius pencemaran dengan menggunakan oil boom dan penyemprotan chemical Oil Spill Dispersent (OSD) untuk mengurangi pencemaran,” kata M Faisal.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, kapal dan sampel barang bukti berupa air laut yang tercemar diamankan Lanal Batam.

Menurut pengakuan Kap-ten Kapal MT Arowana Manchester, Sumantri. Kapal telah naik dock di PT Sentek Indonesia Shipyard Batam sejak Jumat (14/11) lalu.

Di dalam tangki muatan dan kamar mesin terdapat kebocoran minyak dan oli hingga mencemari tangki balast nomor 3.

Namun pengakuan tersebut berbeda dengan keterangan Taslim, kepala oli. Kepada penyidik Lanal Batam, Taslim mengaku kapal sengaja membuang limbah minyak hitam ke laut setelah diperintahkan Ngarak Ginting, Kepala Kamar Mesin. Tiap enam jam harus dilakukan penyedotan dan pembuangan limbah minyak ke laut.

Belum lama ini Lanal Karimun juga menangkap tanker yang membuang limbah ke perairan. Kondisi ini sekaligus menjadikan perairan Kepri memang mempunyai ancaman menjadi lokasi pembuangan limbah.(yah)


Komentar (0) >>
Tulis Komentar


Isi Security Code di atas


busy
 
< Prev   Next >
Tribun TV
© 2010 Tribun Batam Online | NEWS | Spirit Baru Kepulauan Riau
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.